PASURUAN – Peristiwa pelemparan bondet yang menewaskan pengendara sepeda motor bernama Juari (42), Warga Kanduruan Kecamatan Sukorejo Pasuruan, terus didalami polisi. Korban yang menggunakan sepeda motor beat bernopol N 2183 TER itu tersungkur usai terkena lemparan bondet kedua. Jumat (5/12/2025).
Dari rekaman cctv, ledakan pertama terjadi sekitar pukul 10.34.47 detik. Ledakan itu nampaknya luput dan hanya mengenai aspal Jalan. Korban terlihat kaget dan sempat menoleh ke arah belakang lalu menepi.
Korban rupanya tak sadar jika terget bondet itu adalah dirinya. Saat korban menepi, pelaku rupanya mengejar dan melemparkan bondet ke tubuh korban. Di rekaman cctv itu, bondet kedua itu terjadi pada pukul 10.35.01 detik. Sehinga, selisih antara ledakan pertama dan ledakan kedua diperkirakan hanya 15 detik.
Dari data yang dihimpun Kabar Lensa, pelaku sempat belok kiri di pertigaan tempat ledakan bondet pertama. Di situ pelaku terlihat langsung putar balik dan berhenti beberapa detik. Setelah itu pelaku tancap gas mengejar korban lalu melempar bondet kedua kepada korban yang saat itu sedang menepi.
Dalam video itu, pelaku terlihat menggunakan helm berwarna putih dengan sepeda motor matic. Dan saat ini foto terduga pelaku yang tidak menggunakan helm dengan ciri ciri seperti di rekaman cctv sudah menyebar luas.
Perlu diketahui, kemarin siang sekitar pukul 10.35 Wib terjadi pembondetan di jalan raya Sukorejo – Bangil tepatnya di Dusun Lawatan Desa Kalirejo Sukorejo. Korban langsung tewas bersimbah darat kena bondet.
Kejadian itu sempat jadi perhatian warga dan jadi tontonan pengendara jalan. Karena, peristiwa tragis itu terjadi pingir jalan. Dari lokasi kejadian, sepeda motor korban nampak berdiri tegak. Di sepeda korban, juga terlihat sebuah nangka muda atau tewel yang saat itu dibawa korban.
Tak lama, Polisi dan tim Inafis melakulan olah TKP di lokasi. Setelah itu korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Dan saat ini polisi sedang mendalami pelaku kasus bondet yang menewaskan warga Sukorejo ini. (Die)







