Begal Kena Fitnah, Sepeda Motor Korban Ternyata Digadaikan Bukan Dirampas, Drama Begal di Wonorejo Bohong

Viral52 Dilihat

PASURUAN – Kelakuan Kholik (34) warga Gejugjati Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan ternyata memalukan. Dia bermain drama seakan – akan sepeda motor vixion miliknya dirampas orang saat berada di wilayah Wonorejo. Rabu (17/6/2026)

Fitnah terhadap begal itu diperkuat oleh golongannya yang saat itu mabuk bareng di Warungdowo. Temannya yang saat itu ikut mabuk bareng ternyata berpura pura seperti penolong orang kena begal. Mereka seakan tak kenal dan mengantar korban ke Puskesmas dengan kondisi Kholik yang tak sadarkan diri.

Sejumlah petugas medis panik dan langsung membawa korban ke RS Prima Husada karena Kholik terdapat sedikit luka diatas alis. Apalagi saat itu kondisi Kholik seperti orang yang parah sampai pingsan tak kenal orang.

Akting Kholik ini didukung peran temannya yang saat itu ikut mengantar ke Puskesmas. Temannya meyakinkan jika dirinya menemukan korban Kholik saat lewat di dekat pom bensin Wonorejo. Bahkan, rekannya itu mengaku jika banyak saksi yang berada dilokasi saat dirinya membawa korban.

“Saya jam 2 masih di Karang menggah lalu kita ke Warungdowo laku saat kita pulang kok ada keramaian akhinya kita tolong korban untuk dibawa ke Puskesmas,” pengakuan saksi saat itu.

Pengakuan saksi ini seakan tak kenal pada Kholik. Namun cerita yang dia bangun ada kesan jika Kholik itu tidak bersama dirinya saat minum minum. Bahkan, dia seakan tak tahu kronologi sebenarnya tentang raibnya sepeda motor Kholik. Saksi mencoba meyakinkan jika ada orang lain selain dirinya.

“Sepertinya ada temannya soalnya ada dua pasang sandal saat dilokasi, saya tak tahu milik siapa,” kata orang yang berperan sebagai pengantar ke Puskesmas.

Dari drama bohong ini, akhirnya muncul isu jika Kholik merupakan korban perampasan di Wonorejo yang mengakibatkan korban pingsan dan motornya raib. Namun, peran mereka rupanya tak sempurna karena banyak pengakuan yang janggal dan akhirnya terbongkar.

Akibat ulah mereka, kepolisian harus pontang panting mencari petunjuk awal untuk memastikan peristwa yang terjadi. Untungnya, polisi tak sebodoh yang mereka bayangkan. Polisi rupanya sudah curiga jika drama begal yang mereka bangun itu hanyalah karangan saja.

“Kholil minta maaf, dia sudah memberikan pernyataan tertulis dan membuat video bahwa peristiwa itu bukan begal tapi sepedanya itu digadaikan kepada temannya itu,” jelas Saikhu Kanit Reskrim Polsek Wonorejo.

Saikhu menjelaskan jika sepeda motor itu digadaikan 2.5 juta rupiah. Bahkan, Kholik mengaku kepada polisi jika sudah mentransfer 1,9 juta kepada istrinya.

“Tadi saya datangi lagi korbannya, dan dia akhirnya jujur bahwa sepeda motonya digadaikan,” ungkap Saikhu sambil tersenyum.

(Die)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *