PASURUAN – Bule Autralia bernama Chaterine M Spice, Kamis (15/1) kemarin sekitar pukul 21.00 Wib datang ke Polres Pasuruan. Dia mendampingi suaminya yang bernama Rudi Kurniawan warga Jatiarjo Prigen untuk melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang dialaminya. Jumat (16/1/2026).
Warga Negara Asing (WNA) dari negeri kanguru dan suaminya itu didampingi penasehat hukum Yoga Septian Widodo. Dia melaporkan pria berinisial DN, warga Surabaya Jawa Timur karena mengalami kerugian sekitar 200 juta rupiah.
Rudi mengaku jika dirinya pertama kali kenal dengan terduga pelaku DN melalui Saifudin. Saat itu, Saifudin mengatakan jika DN sedang butuh uang untuk keperluam biaya rumah sakit istrinya. Korban Rudi akhirnya percaya karena yang ngomong adalah Saifudin yang dia anggap sebagai guru spiritulnya.
“Uang 200 juta itu di transfer melalui istri saya ke kakak saya. Lalu uang itu diambil oleh kakak dan diserahkan kepada terlapor pada tanggal 3 Februari 2023,” kata Rudi
Penyerahan uang itu dilakulan kakak korban di rumahnya korban. Dia masih percaya jika uang itu akan dikembalikan oleh terlapor DN. Tak dinyana, prediksi korban ternyata bleset. Uang ratusan juta itu hingga sekarang tak kunjung dikembalikan. Malahan, korban merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan terlapor DN.
“Saya hanya diberi foto copy sebuah surat. Malahan saya sulit menghubunginya bahkan tempat kerjanya sudah kita datangi,” pungkasnya.
Yoga Septian Widodo selaku Kuasa hukum korban mengatakan, jika kliennya sudah melaporkan perkara ini ke Polres Pasuruan. Dia lebih memilih tempuh jalur hukum karena upaya upaya korban mengambil haknya selalu menemukan jalan buntu.
“Korban lapor polisi karena Itikad baik dari terlpor belum ditunjukan. Kita belum tahu apakah seluruh uang itu memang dipergunakan untuk kepentingan istri terlapor di rumah sakit,” kata Yoga.
Yoga berharap kasus ini segera ditangani secara cepat oleh kepolisian. Apalagi, kasus ini menyangkut kepercayaan warga indonesia di mata warga negara asing.
“Jangan sampai masalah ini mengurangi kepercayaan warga asing kepada kita,” pungkas Yoga. (Die)







