PASURUAN – Pernyataan dalam video yang diunggah di platform Youtube saat ini jadi buah bibir. Video audiensi berdurasi 23.53 detik itu kabarnya membahas tentang masalah caffe Gempol 9. Audiensi itu informasinya dilaksanakan di Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan. Selasa (7/7/2025).
Dalam video itu, seorang aktifis bernama Ismail Maki blak-blakan sebut sejumlah nama yang dianggap memback-up Gempol 9. Mereka adalah Misbah, Uje, Yudi dan Imam. Selain itu, Maki juga sentil TNI dan Kepolisian saat audiensi berlangsung.
Pernyataan Maki dalam forum audiensi yang sudah diunggah di Youtube itu malah jadi perbincangan karena dianggap kontroversial. Bahkan, Maki saat ini diminta untuk membuktikan tuduhan yang dia paparkan dalam sebuah forum resmi tersebut.
Saat dikonfirmasi, Maki sempat menejelaskan panjang lebar prihal isi audiensi dan nama nama yang sudah terlanjur dia sebutkan. Namun, dia keberatan jika penjelasannya itu nanti dimuat dalam pemberitaan. Dia memilih bungkam ketimbang meladeni permintaan klarifikasi dari sejumlah orang.
Bungkamnya Maki ini makin bikin penasaran tentang kridibilitas Maki yang sudah berani ngomong didepan umum namun belum bisa buktikan. Sehingga, muncul kecurigaan jika apa yang disampaikan saat forum tersebut hanya untuk gagah gagahan dan terkesan “omon omon” alias pepesan kosong belaka.
Masalah ini mendapat tanggapan dari praktisi hukum Yoga Septian Widodo. Kata Yoga, pernyataan yang dilontarkan didepan publik seharusnya bisa di pertanggungjawabkan. Apalagi, pernyataan itu diutarakan saat forus resmi yang dihadiri banyak orang dan didepan pemerintah.
“Seharusnya yang disampaikan didepan forum resmi pemerintah itu fakta dan data jangan asumsi,” singkat Yoga.
(Die)







