Subdit III Jatanras Polda Jatim Tembak Mati Pembacok Polisi Lumajang, Pelaku Tersungkur di Pasuruan

Kriminal950 Dilihat

PASURUAN – Pelarian Agus Sulaiman Fadli (30), warga Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang akhirnya terhenti usai timah panas bersarang di tubuhnya. Agus tersungkur setelah ditembak anggota Subdit III Jatanras Polda Jatim saat hendak ditangkap. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, namun pelaku meregang nyawa.

Polisi memberikan tindakan tegas terukur karena buronan polisi ini melawan kepada petugas saat hendak ditangkap. Dia kembali melakukan perlawanan dengan menggunakan clurit yang dibawanya. Tak mau ambil resiko lagi, tim Jatanras Polda Jatim akhirnya hadiahi pelaku dengan timah panas.

“Pelaku melakukan perlawanan aktif dan mengancam keselamatan petugas. Tindakan tegas dan terukur terpaksa kami lakukan,” tegas Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur.

Sebelum tewas, Agus memang sangat licin dalam pelariannya. Dia sering berpindah pindah tempat usai bacok seorang polisi bernama Susanto Kurniawan, anggota Polres Lumajang. Terkahir, Agus terendus berada di wilayah Pasuruan Jawa Timur. Kesempatan itu akhirnya tak disia-siakan oleh Jatanras Polda Jatim.

“Kami sisir rumah dan kerabat pelaku siang malam dan terkhir dapat kabar kalau pelaku mengarah ke wilayah Pasuruan,” papar Jumhur.

Minggu malam sekitar pukul 23.00 Wib, pelaku terdeteksi berboncengan bersama kawannya di wilayah Apollo Gempol Pasuruan. Tak mau kehilangan lagi, Subdit III Jatanras Polda Jatim melakukam pengejaran. Namun saat itu pelaku melawan dengan clurit dan akhirnya dapat hadiah timah panas.

Perlu diketahui, Agus merupakan buronan polisi karena melakukan pembacokan terhadap anggota Polsek Ranuyoso Lumajang bernama Susanto Kurniawan pada Kamis (11/12) lalu. Korban dibacok oleh pelaku sampai usus terburai. Untungnya, anggota polisi itu nyawanya masih bisa diselamatkan.

Usai pembacokan, rekan pelaku berinisial RH langsung dibekuk Polres Lumajang. Namun, Agus akhirnya ngilang dan melarikan diri. Setelah itu, Polres Lumajang dan Polda Jatim jadi satu. Mereka akhirnya kompak melakukan pengejaran terhadap Agus yang jejaknya terkenal sangat licin. (Die/Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *