Rentenir Berkedok Koperasi “Hantui” Warga Tutur, Pinjam 25 Juta Bunganya Saja Bengkak Jadi 58 Juta

Hukum1167 Dilihat

PASURUAN – Istilah Rentenir atau biasa disebut lintah darat ternyata benar bercokol di Kabupaten Pasuruan. Bisnis pinjaman yang sangat mencekik kehidupan warga itu rupanya masih saja menghantui emak emak yang kurang faham tentang simpan pinjam. Sabtu (31/5/2025).

Target rentenir itu biasanya menyasar orang orang yang sedang sulit perekonomiannya. Mereka biasanya datang pada targetnya seperti malaikat penolong yang akan mengangkat perekonomian warga. Mereka akan memberikan hutang tanpa jaminan kepada terget yang sedang ambruk ekonominya dengan cara super mudah dan super cepat.

Padahal, dibalik pinjaman yang diberikan itu, akan ada bunga yang bisa mencekik leher nasabahnya. Bahkan, banyak nasabah tambah ambruk ekonominya jika sudah terlilit oleh lintah darat alias rentenir itu.

Salah satu korban rentenir adalah ED, Warga Ngembal Tutur Pasuruan. Dia mengaku harus banting tulang mencari hutangan karena dijekar kejar terus oleh pemberi pinjaman.

“Saya itu dipasrahi uang 25 juta dan bunga yang masuk dalam 11 bulan ini sekitar 58 juta lebih pak,” kata ED.

EN mengatakan jika dirinya tak sudah tak mampu lagi menghadapi si rentenir. Dia ngaku sering menggadaikan barang barang penting di rumahnya hanya untuk mnutup bunga hutang yang harus disetor tiap bulan.

“Sepeda sering saya gadaikan kalau tidak bayar maka dia pasti marah dan melabrak saya di rumah,” keluh ED dengan nada pasrah.

Akibat permasalahan ini, nasabah yang mengaku jadi korban rentenir ini akhirnya kelimpungan. Mereka harus peras keringat banting tulang karena selalu dihantui sang rentenir tanpa belas kasihan.

(Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *