Kades Capang Tuding Sebagai Kesalahan Teknis Tukang Parkir Dalam Penarikan Pengguna Jalan Raya

Viral740 Dilihat

PASURUAN – Acara Sound dengan istilah Horeg yang di selenggarakan di wilayah Capang Purwodadi akhirnya menuai kritikan. Soalnya, acara tersebut terkesan hanya fokus pada kesenangan dan keuntungan semata. Minggu 18/5/2025.

Kritikan warga itu terpampang di media sosial Facebook. Mereka memberikan kritikan karena akses jalan harus di jaga oleh portal manusia bila mau lewat jalan Raya Capang – Gajahrejo. Bahkan warga mengeluh karena harus merogoh kantong pribadi saat harus lewat jalan Kabupaten  tersebut.

Dalam uanggahan di group Facebook itu sejumlah natizen langsung serbu dengan berbagai komentar. Kebanyakan mereka mengeluhkan tarif ketika mau lewat jalan tersebut. Reaksi itu muncul karena mereka mengaku sebagai “korban” dari amburadulnya penarikan.

“Oalah mosok wong liwat ae bayar parkir pisan padahal dayo adoh ORA delok cek son Elek2 i jenenge wong capang ae. Yang artinya masak mau lewat saja harus bayar parkir juga padahal tamu jauh tidak mau nonton cek sound bikin jelek nama warga capang saja,” salah satu unggahan di Group Faccebook.

Dalam komentarnya, ada salah satu orang yang mengaku sebagai tukang servis HP merasa rugi dengan berlakunya tarif itu.

“Aku dewe sebagai wirausaha jasa servis hp . sedikit di rugikan. pelanggan kate jopok servisan di tarif 10rb. sedangkan rewangku kerjo seng biasae nang omah. awale di kongkon nyosol polae wong jobo.  lah aneh e pas tak sosol malah kongkon bayar 10 rb,” kata salah satu natizen di group Facebook.

Menanggapi hal itu, Yahya Kepala Desa Capang mengakui bahwa hal itu merupakan kesalahan tukang parkir. Dan saat ini kata Kepala Desa akan segera diperbaiki. Kades Berdalih jika masalah itu merupakan bentuk kehati-hatian agar tidak ada sepeda hilang.

“Waaalaikum salam, ya itu kesalahan teknis tukang parkir karna sangat berhati hati takut kehilangan sepeda hari ini sudah dikordinasikan untuk teknik yang lebih baik.

Semantar itu Kasat Intel Polres Pasuruan mengaku bahwa acara tersebut tidak ada penutupan jalan. Dari keluhan warga itu, Kepolisian akan melakukan kroscek dilapangan. (Yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *