PASURUAN – Aksi balap liar rupanya masih menjamur di Pasuruan. Sejumlah pemuda yang masih usia belasan tahun terus mengasah keberaniannya di dunia aspal. Munggu (28/12/2025)
Pantauan Kabar Lensa, kegiatan rutin balap liar itu terjadi di Jalur Malang – Surabaya atau sebaliknya. Lokasi pastinya berada di Sekitaran antara pertigaan Sengonagung sampai Pom Bensin Kembang Kuning Purwosari.
“Pokok mulai perempatan Sengon sampai pom bensin kembang kuning itu pasti rame kalau larut malam mas,” kata Nur Muhammad salah satu pengguna jalan.
Biasanya mereka mulai ngumpul di sepanjang kalan ketika sudah masuk dini hari sekitar pukul 01.00 Wib. Para raja jalanan ini selalu menggunakan jalur pengendara umum sebagai sirkuit liar dalam adu nyali dan kecepatan.
“Pokoknya buanyak anak anak muda entah dari mana mereka datang lalu wira wiri balapan meski banyak pengguna jalan lain,” kata Nur kepada media
Tak kenal takut, mereka bahkan sering melakukam atrakasi dengan menangkat roda depan agar terlihat gagah. Mereka tak pernah menghiraukan resiko jika mereka terjungkal di aspal. Apalagi, banyak mobil besar yang melintas baik dari arah Malang atau dari arah Surabaya.
“Penontonnya juga banyak mas. Biasanya mereka nonton dari tepi jalan seperti di sirkuit sirkuit sungguhan,” kata Nur Muhammad.
Akibatnya, kegiatan itu sangat meresahkan pengguna jalan umum. Bahkan, jalur provinsi yang seharusnya steril dari kegiatan ilegal itu akhirnya sangat berbahaya bagi para pengguna jalan. Bahkan, balap liar di Purwosari ini bisa saja memakan korban pengguna jalan meski sudah sangat berhati hati.
“Bahaya sekali bagi pengguna jalan, karena kegiatan itu dilokasi jalan yang sangat ramai,” kata Nur Muhammad.
Warga berharap, balap liar itu segera ditertibkan oleh kepolisian. Jika masih terus berjalan, maka akan ada kecurigaan memang sengaja dibiarkan.
“Saya masih penasaran, apakah memang sengaja dibiarkan atau memang polisi kecolongan,” kata Nur Muhammad. (Die)













