Yoga Minta Pelaku dan Otak Penganiayaan Segera Ditangkap, Mobil Sarana Jangan Sampai Keluar

Kriminal850 Dilihat

PASURUAN – Yoga Septian Widodo, selaku penasehat hukum Ali Ahmad (25), yang saat ini menjadi korban keberutalan preman di Sukorejo akhirnya angkat bicara. Yoga membenarkan jika kliennya semalam dianiaya oleh orang yang tidak dia kenal. Selasa (23/12/2025).

“Saya sudah sempat ngobrol sama korban Ali Ahmad, dan korban sempat bercerita banyak tentang peristiwa yang dialaminya,” kata Yoga kuasa hukum korban.

Kata Yoga, peristiwa yang kliennya itu bukan urusan antar ormas tapi murni penganiayaan yang tidak diketahui penyebabnya. Saat itu, Ali dihadang gerombolan orang yang mengandarai mobil lalu tiba tiba memukulinya.

“Klien saya ini malah bingung permasalahannya apa, tiba tiba sejumlah orang tak dikenal datang minta kontak mobil lalu dipukuli sampai babak belur,” tambah Yoga.

Yoga meminta agar pelaku serta serana mobil yang dibawa saat itu tetap diamankan oleh polisi. Selain itu, Yoga juga meminta otak dari penganiayaan juga segera diseret. Sebab kata Yoga, penganiayaan terhadap kliennya ini tak mungkin terjadi jika tak ada mastermind-nya.

“Selain menetapkan tersangka, kepolisian harus bisa membongkar siapa otak dari penganiayaan ini. Polisi harus bisa memecah membuka siapa otak, siapa yang mengajak untuk melalukan penganiayaan,” papar Yoga.

Yoga sangat sepakat jika semua permasalahan itu lebih mengedepankan hukum ketimbang ala-ala koboi. Kata Yoga, semua perkara akan berkeadilan jika dipasrahkan kepada penegak hukum.

“Silahkan siapapun yang merasa dirugikan bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib dengan mekanisme hukum yang ada dari pada bertindak sendiri ala-ala koboi jalanan yang bisa menyebabkan kegiatan separatis dan mengambil alih tugas penegak hukum sehingga menimbulkan keresahan kepada masyarakat,” pungkas Yoga. (Die)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *